Tuesday, June 26, 2018

Kisah Islami Hewan buas yang tunduk kepada perintah Alloh (kisah Sahal bin Abdillah)


Al Yafi'i bercerita dari Sahal bin Abdillah berkata: Permulaan keajaiban yang kulihat yaitu sewaktu aku ke tempat yang sunyi senyap, lantas aku pun ingin menetap di situ. Akupun merasa tenang hati dan enak digunakan zikir kepada Allah. Akhirnya tibalah waktu salat, akupun ingin mengambil air wudu, sekalipun aku sudah berwudu. Sebab

aku mempunyai kebiasaan sejak kecil untuk mengambil air wudu bila menjalankan salat fardu.

Ternyata di sekelilingku tidak terdapat air, jadi aku bersedih hati, sebab kebiasaan sejak kecil rupanya sulit ditinggalkan dengan begitu saja. Di saat hatiku masih
risau, tiba-tiba ada beruang datang, berjalan di atas kedua kakinya, seolah-olah manusia yang membawa tempat air hijau.

Ketika aku melihat beruang itu dari kejauhan, ku kira ada manusia yang akan datang, sehingga dia mendekat padaku dan mengucapkan salam, lalu meletakkan tempat air di hadapanku. Akhirnya terlintaslah dalam pikiranku suatu pertanyaan, dari mana tempat air dan air di dalamnya. Lantas beruang itu menjawab: ”Wahai Sahal sesungguhnya kami ini binatang buas, kamu telah menggunakan waktu dan tenaga kamu untuk beribadah pada Allah dengan penuh kecintaan, dan kita pun tidak segan-segan bertawakkal. Ketika kami sedang berbincang-bincang dengan teman kami untuk memecahkan suatu masalah, tahu-tahu ada suara: ”Ingat sesungguhnya Sahal sedang membutuhkan air untuk memperbarui wudu, lalu aku meletakkan tempat air ini dengan tanganku ke tanah, lalu aku menengok ke samping, tahu-tahu ada dua malaikat yang mengiringiku, lalu aku mendekat pada mereka, lalu mereka menumpahkan air dari atas, tak pelak bila aku juga mendengarkan suara air yang berjatuhan ke tempat” airku ini.

Sahal berkata: ”Akhirnya aku pun tertelungkup tidak sadar, setelah aku sembuh, tahu-tahu tempat air tadi sudah di letakkan di hadapanku. Sungguh aku gelisah, dimana beruang tadi, entah kemana dia pergi. Akupun tidak mengetahuinya. Kini aku sedih sebab aku tadi tidak berbicara padanya sewaktu dia pergi menghilang.

Ketika aku selesai berwudu, akupun ingin meminumnya, lantas ada Suara dari balik lembah: ”Wahai Sahal kamu belum diperbolehkan untuk meminum air ini”. Akhirnya tempat itu berputar-putar dengan sendirinya, aku melihatnya pergi namun aku tidak mengerti sampai dimana dia?

Sumber: terjemah kitab irsadul'ibad
                Image ;https://today.line.me/id